L3333XS™

Pengobatan Gratis Korban Bencana Banjir


Bojonegoro Post ~ Pemerintah Desa Piyak Kerja sama dengan Puskesmas Kanor Gelar Pengobatan Gratis Korban Bencana Banjir,Bencana banjir bulan Desember 2013 akibat luapan Bengawan Solo lewat sungai mekuris tidak menghalangi pelayanan kepada masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan pengobatan gratis kerja sama antara Pemerintah Desa Piyak dengan Puskesmas Kanor. Dengan naik dua perahu sewaan, Kepala Desa, Perangkat Desa, Bidan  dan Tim Medis dari Puskesmas Kecamatan Kanor menyusuri banjir mendatangi rumah-rumah warga yang tergenang banjir memberikan bantuan berupa makanan siap saji dan air minum mineral serta pengobatan gratis.

Mujiatun Sri Wahyuni Bidan Desa Piyak mengatakan jumlah warga yang dilayani pengobatan gratis dengan cara jemput bola sebanyak 415 jiwa, selain itu tim medis Puskesmas Kanor juga membuka Posko Kesehatan di salah satu rumah warga yang tidak tergenang banir yang bernama Mulyadi di RT.01 RW.01. Di Posko selama 4 hari jumlah pasien sebanyak 217 jiwa. “ Untuk siaga banjir di Desa Piyak Puskesmas Kanor menurunkan 5 tenaga medis yang terdiri dari 1 dokter dibantu 4 perawat dan bidan. Keluhan yang dialami warga kebanyakan gatal-gatal, pusing, pegal linu.

Wisata Desa Yang belum Pernah Tersentuh


Bojonegoro Post ~ Tempat wisata atau tempat hiburan merupakan jujukan masyarakat mulai masyarakat kecil sampai masyarakat level atas, bisa dibayangkan bagaimana seandainya subuah Desa mempunyai tempat wisata, apalagi tempat wisata yang dapat difungsikan sebagai sarana pendidikan dan olahraga, di Desa Piyak terdapat lahan kurang lebih berukuran 1600 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 5 meter, yang terletak dibelakang pasar Desa, suatu potensi yang luar biasa jika tempat tersebut bisa dijadikan sebagai tempat wisata ( Kolam Renang ), dampak positifnya bisa disegala bidang, Pendidikan, Olahraga, Ekonomi Masyarakat, terutama menghidupkan pasar desa, itulah cita – cita Pemerintah Desa Piyak.

Desa Piyak Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, dengan jumlah penduduk kurang lebih 1137 jiwa, yang mayoritas penduduknya berpendidikan Sekolah Dasar, pekerjaan mayoritas sebagai petani, sekitar 20 tahun yang lalau masyarakat desa Piyak selain bertani bayak juga yang menekuni perdagangan aktifitasnya berada di Pasar Desa Piyak, sebelah selatan Balai Desa, akan tetapi saat ini para pedagang mulai meninggalkan profesi berdagangnya dikarenakan pasar Desa yang dulunya ramai didatangi pedagang tradisional dari berbagai Desa di Kecamatan Kanor kini mulai sepi, bisa juga karena banyaknya pedagang keliling, bisa juga karena kalah bersaing dengan pasar di daerah lain.

Pada tahun 2012 pasar Desa sebagian di renovasi dengan tujuan untuk meniingkatkan perekonomian masyarakat akan tetapi pada kenyataannya agan – agan itu tidak tercapai hanya sebagian kecil stand Pasar yang sudah ditempati, ramainya pasar yang tidak seperti dulu mungkin itu alasannya, Pemerintah Desa berkeinginan ingin mengembalikan ramainya pasar Desa piyak bisa kembali lagi seperti 20 Tahun yang lalu, Abdul Ghoni mengatakan Pasar Desa ini bisa ramai seperti dulu jika kita bisa memanfaatkan kolam (jumblang) yang terletak dibelakang pasar Desa tersebut, misalnya kolam (jumblang) di belakang pasar Desa Piyak yang sampai saat ini tidak terawat kita sulap menjadi tempat wisata sekolah seperti kolam renang dengan begitu otomatis pasar desa akan menjadi ramai dikunjungi banyak orang terutama anak – anak sekolah, sedikit banyak dagangan para pedagang, baik yang tradisional maupun yang pertokoan di area pasar akan dikunjungi juga, akan tetapi untuk mencapai tujuan tersebut tidaklah mudah kita membutuhkan dana yang relatif besar untuk pembangunan kolam reanang tersebut.

Akan tetapi jika itu bisa terwujud bukan hanya pasar Desa saja yang akan kembali ramai tetapi perekonomian masyarakat juga ikut terangkat dengan adanya kolam renang di Desa Piyak, salah satu contoh dalam pengelolaan kolam renang tentunya akan menyerap banyak tenaga kerja, lahan parkir juga bisa kita terapkan seperrti dipasar – pasar lain.

Sumber : : http://kimbeno.blogspot.com/2014/06/potensi-desa-yang-belum-tersentuh.html

Perpusdes Sidobandung Masuk 10 besar Tingkat Nasional


Bojonegoro Post ~ Setelah berhasil menjadi Juara I tingkat jatim dan mewakili Propinsi Jatim ke tingkat Nasional, Perpustakaan Desa (Perpusdes) Sidobandung, Kecamatan Balen, dikabarkan masuk sepuluh besar nasional.

“Informasi yang saya terima memang begitu. Tapi surat resminya belum saya terima,” kata Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Umum Daerah Bojonegoro, Slamet Taufik, ketika bertandang ke Bagian Humas dan Protokoler Pemkab, Senin (12/7).

Ditingkat nasional ini Perpusdes Sidobandung harus bersaing dengan Perpusdes dari beberapa propinsi di Indonesia. Penilaian yang dilakukan meliputi beberapa aspek diantaranya sarana prasarana, struktur organisasi, administrasi, program jangka menengah dan panjang, dan koleksi buku.

“Juga manfaat perpusdes bagi masyarakat dalam mengemplementasikan hasil bacaannya dengan kegiatan sehari-hari,” papar Taufik.

Perlu diketahui, perpusdes Sidobandung ini memiliki lokasi strtegis. Yakni berada satu komplek dengan kantor pemerintah desa, puskesmas dan taman pendidikan anak usia dini (PAUD). Sehingga keberadaan Perpusdes saling bersinergi dengan kegiatan dan lembaga yang ada di desa.

Tak hanya itu, Perpusdes Sidobandung, sekarang ini juga telah memiliki koleksi buku sekitar 7.200 buah yang diantaranya merupakan bantuan dari pihak ke tiga. Banyak masyarakat setempat yang memanfaatkan perpusdes ini untuk mencari refrensi tentang bidang pertanian maupun peternakan kemudian mengemplementasikannya. (dwi/kominfo)

Sumber : : http://kimbahanawarta.blogspot.com/2014/06/perpusdes-sidobandung-masuk-10-besar.html

Hanya Dengan Jembatan Bambu Warga Menyebrang Bengawan Solo


Bojonegoro Post ~ Pemandangan rutin di aliran Bengawan Solo yang melintasi Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur adalah jembatan dadakan yang terbuat dari bambu. Jembatan-jembatan itu dipasang lantaran perahu penyebarangan tak lagi dapat beroperasi, menyusul dangkalnya sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut saat musim kemarau tiba.

“Tiap kemarau kita pasang jembatan bambu, dikerjakan bersama dengan penambang lain,” ujar Siswanto, penambang perahu penyebarangan. Hal ini dilakukan untuk menggantikan jasa penyebarangan yang biasa menggunakan perahu.

Agar tetap dapat melayani warga untuk menyebarangi Bengawan Solo, di sepanjang sungai terdapat belasan jembatan serupa. Menurut Siswanto, tarif yang diberlakukan adalah sama persis dengan tarif penyebarangan menggunakan perahu.

Biasanya warga yang menyeberang ditarik Rp1.000,- untuk sepeda motor dan Rp500,- untuk sepeda ontel atau pejalan kaki. “Tarifnya tetap sama, karena saat membuatnya patungan dengan penambang lain, hasilnya dibagi rata” imbuhnya.

Jembatan-jembatan dadakan itu tersebar di beberapa titik, diantaranya di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kota Bojonegoro. Di titik tambangan yang menghubungkan Kelurahan Kauman dan Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk ini telah terdapat jembatan bambu sepanjang kurang lebih 50 meter. Jembatan ini menjadi pengganti perahu yang biasa dipakai menyeberang oleh para warga.

sumber : kanalbojonegoro.com 

Skenario Untuk Menjadi Seorang Ayah yang Baik, Tidak Mudah


Bojonegoro Post ~ Dalam berperan seorang ayah tidaklah semudah yang dipikirkan, mungkin saja Anda mempunyai pengetahuan tentang sifat seorang ayah dan dapat membaca ciri-cirinya. Namun untuk menjadi seorang ayah yang sejati tidak banyak orang dapat berperannya.

Mungkin saja Anda sudah pernah melihat video tentang pekerjaan yang ditempuh seorang ibu terberat di dunia, jika demikian bagaimana sekarang Anda coba menyaksikan video ini yang memerankan jadi seorang ayah.

Saat diminta memerankan beberapa karakter ayah yang umum di dalam kehidupan sehari-hari, dengan tanpa ada persiapan apapun dari skenario yang mereka pegang. Awalnya memang para pria ini sepertinya masih meraba-raba dan 'berakting' untuk memerankan ayah dengan sebaiknya. Namun semua itu sepertinya tidak memunculkan 'feeling' dalam peran mereka.

Maka sang sutradara meminta mereka untuk melakukannya out of scripts di mana para pria ini akhirnya mengerti apa yang harus mereka lakukan. sebagai seorang ayah. Lihat hingga bagian akhirnya dan Anda akan mengerti bahwa tak pernah ada skenario atau karakter ayah sempurna, apabila melakukannya tanpa ketulusan hati.


Tatkala para pria ini keluar dari peran mereka dalam skenario itu dan berperan menjadi seorang ayah sungguhan, bicara seperti seorang ayah dan bersikap sebagai seorang ayah, suasana menjadi lebih mengharukan dan emosional. Mereka mendapatkan 'feel' sebagai ayah, lepas dari skenario yang mereka pegang.

Tidak mudah menjadi seorang ibu maupun menjadi seorang ayah. Suatu hari, kita akan tahu bahwa tak pernah mudah menjadi orang tua, namun mereka tetap sepenuh hati dan tulus pada kita.

Otak Pemimpin Kudeta Mesir Resmi Di Lantik Jadi Presiden


Bojonegoro Post ~ Setelah melakukan kudeta, mantan Panglima Militer, Abdel-Fatah el-Sisi akhirnya resmi dilantik menjadi presiden pada 8 Juni 2014. Pelantikan ini dilangsungkan usai dirinya memenangkan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) Mesir.

Mengutip Guardian, Minggu (8/6/2014), Sisi akan menjabat sebagai Presiden Mesir sekira empat tahun.

Dalam pelantikan tersebut Sisi juga mengambil sumpah jabatan di hadapan Mahkamah Konstitusi Tertinggi  Mesir. Sejumlah tamu negara turut hadir menyaksikan pelantikan tersebut dengan penjagaan yang turut diperketat oleh pasukan keamanan setempat di seluruh tempat-tempat utama di Mesir.

Sebelumnya, sejumlah negara barat prihatin dengan tindakan keras yang kerap muncul ketika adanya sebuah perbedaan pendapat. Situasi terjadi usai Mohamed Morsi digulingkan dari jabatannya sebagai presiden.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris, William Hague, meminta kepada Mesir untuk menjalankan amanat dari Kontitusinya. Amanat tersebut termasuk kebebasan berekspresi dan berpendapat. Namun Hague dikabarkan tidak menghadiri pelantikan tersebut tetapi dirinya diwakili oleh Wakil Duta Besar Inggri untuk Mesir, Steven Hackey.

Sisi akan menghadapi tantangan besar dan bertanggung jawab mengembalikan kestabilan politik serta menanggulangi kemiskinan yang terjadi di Mesir hingga saat ini.

Sumber : : okezone.com

Masyarakat Di Nilai Kurang Paham Dengan Sikap Tegas Prabowo


Bojonegoro Post ~ Latar belakang Capres Prabowo Subianto dari kalangan militer membuat masyarakat luas lebih mengenal sosok mantan Danjen Kopassus itu sebagai seorang yang tegas. Hal itulah yang coba ditampilkan oleh tim sukses kampanye capres yang berpasangan dengan mantan Perekonomian Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014.

"Dia dikaitkan dengan profesi dia tentara, dia bisa menjaga keutuhan NKRI, organisasi solid," kata pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Sindycate (SSS), Fadjroel Rachman usai diskusi politik di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/6).

Fadjroel mengatakan, padahal dengan sosok tegas yang ditampilkan justru akan membuat sebagian masyarakat ragu untuk memilih Prabowo dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Masyarakat masih sedikit paranoid dengan sosok tentara jika jadi seorang pemimpin.

"Masyarakat tidak terlalu paham apa itu tegas. Tegas selalu dikaitkan dengan ketentaraan. Meski ada upaya menjelaskan ulang, ditambahkan menjaga keutuhan NKRI, menghadapi asing. Harusnya ini yang bisa dieksplor," jelasnya.

Dia menilai, sikap tegas yang ditampilkan justru merupakan kebalikan dari ketegasan yang tak lain kurang tegas. "Sikap yang tegas dalam pidato, deklarasi damai, sikap itu muncul dari ketidaktegasan," ujarnya.

Dia menambahkan sikap tegas yang ditampilkan belum tentu dapat menunjukkan ketegasan dalam arti taat pada peraturan. Bahkan bisa jadi akan melawan aturan.

"Tegas dan kejam. Belum mengeksploitir tegas patuh pada aturan," katanya.